Description:
Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana sistem akuntansi lingkungan dan pengendalian manajemen mempengaruhi laporan keberlanjutan perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2023 dan 2025. Perhatian utama penelitian ini adalah rendahnya kualitas laporan keberlanjutan yang disebabkan oleh sistem pengendalian yang tidak efektif dalam mendorong akuntabilitas dan transparansi, serta manajemen informasi lingkungan yang buruk. Penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif dengan menggunakan data sekunder dari laporan keberlanjutan perusahaan dan laporan tahunan. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, dan analisis data dilakukan dengan metode partial least
square structural equation modeling (PLS-SEM). Temuan penelitian menunjukkan bahwa kualitas laporan keberlanjutan secara signifikan dipengaruhi secara negatif oleh akuntansi lingkungan, yang menunjukkan bahwa penerapannya masih kurang. Namun, sistem pengendalian manajemen merupakan komponen penting yang memiliki dampak positif dan signifikan. Kedua faktor tersebut dapat menjelaskan 57,3% variasi kualitas laporan keberlanjutan, berdasarkan nilai R-Square sebesar 0,573. Penerapan temuan studi ini menunjukkan bahwa perusahaan harus meningkatkan sistem pemantauan, evaluasi, dan pelaporan terintegrasi mereka untuk memperkuat sistem pengendalian manajemen guna memberikan laporan keberlanjutan yang lebih akurat dan transparan. Selain itu, penerapan akuntansi lingkungan perlu ditingkatkan baik dari segi kualitas pengungkapan maupun komponen pengukuran agar dapat memberikan nilai tambah pada pelaporan keberlanjutan.
Kata kunci : Akuntansi Lingkungan, Sistem Pengendalian Manajemen, Kualitas Laporan Keberlanjutan, Sektor Pertambangan.
URL:
https://stieswadaya.ac.id/uploads/Muhammad_Rizky_Kautsar__Bab_I,II,III.pdf
Type:
SKRIPSI
Document:
Program Studi S1 Akuntansi
Date:
09-07-2026
Author:
Muhammad Rizky Kautsar_22530021